Edit Kadila, S.Pd

Saya bukanlah orang yang pandai merangkai kata-kata. Tapi saya ingin merangkai kata dalam hidup saya agar saya bisa lebih banyak berarti buat orang lain dengan ...

Selengkapnya
Navigasi Web
(Tantangan Menulis Hari Ke -63) Kejutan untuk Papih

(Tantangan Menulis Hari Ke -63) Kejutan untuk Papih

"Kakak lagi ngapain?"

Aku lihat anak gadisku sedang asyik menggunting kertas dan sedang membuat kreasi.

"Papih kan besok ulang tahun Mamah, Kakak mau kasih kejutan buat Papih."

"Ohh iya, besok kan tanggal 15 Maret ya Kak. Abang chat Kak, suruh pulang."

"Sudah Kakak chat Mah. Kata Abang pulangnya besok malam."

"Oke. Trus kita mau kasih kejutannya gimana caranya?"

"Besok kan Papih pulangnya pasti malam dari toko. Nanti kita matikan lampu. Trus kita kasih kejutan. Tapi besok pagi Mamah jangan kasih ucapan dulu ya ke Papih."

"Ohh begitu. Ya sudah. Oke."

Kakak pun melanjutkan pekerjaannya membuat kreasi tulisan "Selamat Happy Birthday Papih." Aku biarkan Kakak berkreasi sendiri. Aku bersyukur melihat Kakak yang begitu perhatian dan sayang ke Papihnya.

***

Esok paginya aku menuruti permintaan Kakak untuk tidak mengucapkan selamat HBD ke Papihnya. Kakak pun demikian. Aku berusaha menyibukkan diri dengan bersih-bersih rumah, sedangkan Kakak sudah sibuk bermain dengan laptopnya.

Aku lihat pagi-pagi Papih sudah rapih. Aku kira papih akan pergi kerja ke toko. Tidak tahunya papih minta cuti untuk libur. Waah, gawat nih. Bagaimana cara kasih kejutannya?. Aku pun segera menemui Kakak dan menceritakan kalau Papih tidak pergi kerja.

"Ya sudah Mah, nanti Mamah ajak Papih jalan-jalan keluar saja. Nanti Kakak siapkan semuanya. Trus kuenya bagaimana? Abang mau pulang jam berapa? Coba tanyain Mah."

"Iya sudah Mamah chat, kata Abang siang pulangnya."

Aku lihat Papih gelisah. Dia mulai mondar-mandir. Aku lihat wajahnya yang kesal. Mungkin dia kesal karena kami tidak mengucapkan selamat HBD.

Yang bikin lucu, Papih mengeluarkan foto copy ktp nya dan pura-pura bertanya kepada kami itu, itu ktp siapa? Kakak yang ditanya pertama kali malah kabur dan pura-pura tidur dikamarnya.

Kemudian Papih bertanya kepadaku. Aku pun tidak terlalu menanggapinya. Harapan Papih kami melihat dan membacanya. Tapi itu tidak kami lakukan. Hahaha...pasti kesal banget ya Pih. Maaf ya?

Papih yang kesal akhirnya pergi ke kamar. Entah karena capek dan juga kesal mungkin, akhirnya dia tertidur pulas. Sampai Abang pulang pun dia tak menyadarinya. Kami pun mulai sibuk menyiapkan segalanya. Kue cake yang sengaja dibeli Abang kusiapkan di atas meja. Hiasan dinding dan balon pun sudah siap.

Aku menyuruh Kakak untuk membangunkan Papih. Karena sudah kesal dengan Kakak, Papih tidak mau bangun. Walau pun sudah dikatakan bahwa Abang sudah datang. Akhirnya, aku meminta Abang untuk membangunkan Papih. Barulah papih mau bangun dan keluar dari kamarnya.

Papih terkejut ketika keluar dari kamar dan mendengar kami menyanyikan lagu HBD. Raut wajah Papih yang tadinya marah kini berubah menjadi bahagia. Kami pun mengucapkan selamat dan memeluknya. Bahagia rasanya bisa berkumpul walau hanya dengan pesta sederhana. Terimakasih Ya Allah.

Selamat ulang tahun ya Papih semoga panjang umur dan sehat selalu. Aamiin...

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

search