Edit Kadila, S.Pd

Saya bukanlah orang yang pandai merangkai kata-kata. Tapi saya ingin merangkai kata dalam hidup saya agar saya bisa lebih banyak berarti buat orang lain dengan ...

Selengkapnya
Tunggu Aku di Ujung Masa

Tunggu Aku di Ujung Masa

Pagi ini cuaca pagi di selimuti kabut tebal diiringi rintik hujan menambah suasana semakin dingin menusuk tulang persendianku. Seandainya aku tidak ingat ada kegiatan sosialisasi pembekalan guru prestasi (Gupres), ingin rasanya aku menarik selimut dan bersemayam dibalik kehangatannya.

“Mamah Kaka bawa sarapan apa pagi ini?” teriak anak gadisku.

“Iya Kaka. Mamah masakin mie goreng plus ceplok telor aja ya?” jawabku.

Aku kebetulan dari kemarin tidak belanja karena kemarin ada acara undangan ke Jakarta dan pulang sudah senja, sehingga aku tidak sempat belanja. Untung saja anak gadisku tidak pernah rewel kalau dimasakkan apa saja.” Anak yang baik”, gumamku.

Hari ini aku berpacu dengan waktu. Dengan menggunakan angkot aku bergerak menuju Hotel Bale Arimbi di daerah Cipayung. Hatiku mulai gelisah karena jarum jam ditanganku sudah menunjukkan pukul 07.00 wib. Haduuh.. aku terlambat nih. Aku merasa tidak enak saja seandainya aku datang terlambat. Karena jarak lokasi hotel dengan rumahku tidak terlalu jauh.

Sesampainya aku disana, terlihat antrian panjang peserta gupres memenuhi ruangan untuk melakukan registrasi. Alhamdulillah..aku selamat. Aku melihat sahabat dekatku Bu Lidia sudah tiba lebih dulu. Kulambaikan tanganku dan menyapanya.

“Hai... tiba jam berapa? Tadi berangkat jam berapa dari rumah?” . Tempat tinggal Bu Dalia lumayan sangat jauh sampai ke hotel ini. Aku salut dengan kedisiplinannya yang tinggi.

“Aku sampai pukul 06.30 wib. Dari rumah pukul 05.00 wib.Aku diantar suami. Tuh dia sedang menunggu di pendopo”, jawab Bu Dalia.

“Bu Edit nih yang aneh. Dekat tapi datang terlambat”, malu rasanya aku dengan perkataan Bu Dalia.

Akhirnya antrian panjang pun sampai juga kepadaku. Kuberikan surat tugas kepada panitia.

“Bu Edit sini!” teriakan Bu Dalia membuatku terhentak.

“Bu Edit jadi derigen ya”, tanya Bu Dalia. Aku langsung mengiyakan.

Sambil menunggu acara dimulai saya bertemu dan mengobrol dengan para pengawas kabupaten serta teman-teman yang hebat. Semua terjalin begitu akrab. Tak berapa waktu pun bergulir, jam ditanganku sudah menunjukkan angka Sembilan. Akhirnya acarapun di mulai dengan pembawa acara Bu Dalia. Dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan aku sebagai derigennya.

Acara pun dibuka oleh Katendik Kabupaten Bogor. Dilanjutkan oleh Bu Dwi pengawas kabupaten yang cantik dan lembut selembut sutra (habis suaranya itu tegas tapi meneduhkan hati hehe..). Tak berapa lama datanglah beberapa narasumber yang akan memberikan pembekalan sosialisasi gupres.

Setelah beberapa narasumber bicara, hati saya ko terasa sedih ya? Sedih, karena saya tidak akan bisa melanjutkan lomba ini. Dengan alasan karena saya belum sertifikasi. Dan itu merupakan syarat utama untuk guru non PNS dalam mengikuti lomba ini. Tapi sedihku tak membawa luka, karena aku sudah mendapatkan bekal ilmu yang banyak dari kegiatan ini. Aku mengucapkan syukur dengan semuanya ini. Semoga ini menjadikan pengalaman yang indah dalam hidupku untuk meraih kesuksesan. Aku akan terus berjuang.

Satu nilai tak kan hilang

Hantaran pengalaman kan ku cari

Semua proses ku lalui

Tunggu aku di ujung masa…(by dody)

Menunggu waktu bermimpi, 13022018

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

SEmangat Bu, Sertifikasi bukan segala-galanya Yang dimaksud bU Dalia yang Halmahera itu? Salam ya

14 Feb
Balas

Terimaksih Bunda. Iya betul Bu Dalia Halmahera.

14 Feb

Semoga di tahun-tahun berikutnya bisa terpilih sebagai guru berprestasi ibu

14 Feb
Balas

Aamiin..terimakasih doanya Bunda..

14 Feb

Luar biasa, pengalaman yang akan memacu prestasi di tahun-tahun yang akan datang, terus berprestasi bu

14 Feb
Balas

Iya Pa Guru..mohon doanya .

14 Feb

Hallo bunda Astuti, semoga selalu sehat ya? Acara yang luar biasa,ya, bu Edit? Kita bisa menjadi bagian di dalamnya. Saya juga turut sedih dan menyayangkan bu edit ga bisa melanjutkan. Karena bu edit adalah guru yang memiliki talenta yg luar biasa. Tetap kejar ketinggalannya, hub pak sis agar tahun ini bisa ikut PLPG (Sertifikasi). Biar tahun depan bisa ikut gupres.

14 Feb
Balas

Terimakasih Bu Dalia. Bu Dalia adalah sahabat saya yang selalu mensupport. InsyaAllah masa itu akan tiba Bu..

14 Feb

Masyaallah... Semangat luar biasa terhabat oleh Sebuah Syarat..hehehe Terus bermimpi uni edit... krn dgn mimpi kita akan terus punya semangat tuk berubah kearah yg lebih baik. Tdk bisa di jalan ini, insyaallah dgn semangat ketekunan akan terbuka 1000 jalan lain yg lebih indah.. Sukses selalau tuk uni edit ya..

14 Feb
Balas

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali