Edit Kadila, S.Pd

Saya bukanlah orang yang pandai merangkai kata-kata. Tapi saya ingin merangkai kata dalam hidup saya agar saya bisa lebih banyak berarti buat orang lain dengan ...

Selengkapnya
Semoga Lelahku Tak Berujung

Semoga Lelahku Tak Berujung

Waktu berlalu begitu cepatnya. Tak terasa sudah hari Jumat. Berarti kegiatan Jumsih (Jumat Bersih) akan dilaksanakan lagi. Aku sebelumnya sudah minta izin suami, karena hari ini aku akan pulang telat.

Program Jumsih yang aku buat ternyata tidak semudah yang aku bayangkan. Aku harus berpikir keras bagaimana caranya agar seluruh siswa menyadari arti kebersihan. Aku ingin semuanya punya andil dalam program yang aku buat ini.

Akhirnya aku menyusun strategi dengan cara menggunakan jadwal piket kelas. Seluruh siswa yang piket hari Senin, melaksanakan Jumsih minggu ini. Kemudian yang piket hari Selasa, Jumsih pada minggu berikutnya dan seterusnya.

Sedangkan petugas Clean Keeper tetap dengan tugasnya memantau sampah dan juga mencatat nama-nama siswa yang tidak Jumsih.

Aku pun mulai bergerak memasuki kelas masing-masing sambil meminta uang kas kebersihan per minggunya. Lumayan sangat melelahkan. Karena aku harus memasuki kelas sebanyak 23 rombel. Tapi aku harus tetap semangat, walau aku merasakan kakiku yang mulai letih naik turun tangga.

Ketika memasuki ruang kelas, selalu saja ada cerita yang membuat aku senang, sedih, marah, dan lucu. Senang karena ada beberapa kelas yang sudah bersih. Sedih dan marah karena masih ada juga siswa yang membuang sampah di kelas. Dan lucu karena ada siswa, pada saat melihat aku langsung terbirit-birit membersihkan kelas karena takut di hukum.

Aku mulai memberikan arahan kepada siswa tentang tugasnya itu. Siswa perempuan bertugas di luar lingkungan sekolah sebelum Jumatan . Sedangkan siswa laki-laki dalam lingkungan sekolah setelah Jumatan. Dan aku juga mengatakan akan memberikan sangsi bagi siswa yang tidak Jumsih. Ini dilakukan demi kebersihan. Karena terkadang kita perlu penekanan untuk menyadarkan jiwa mereka.

Waktu Jumsih pun tiba. Siswa perempuan mulai bergerak keluar lingkungan sekolah. Aku menemani mereka sampai ke jalan pintu masuk gang sekolah. Kemudian mereka mulai sibuk membersihkan jalanan sampai ke pintu gerbang sekolah.

Di dalam lingkungan sekolah, aku melihat beberapa siswa sudah ada yang Jumsih. Mereka mulai membersihkan ruangan kelas dan halaman kelas. Aku melihat ada yang mengepel juga. Semua dilakukan dengan penuh semangat. Beberapa siswa terlihat sudah selesai dengan tugasnya. Mereka meminta izin untuk pulang. Aku pun mengizinkannya, sambil mengucapkan terimakasih.

Pukul 14.00 aku masih di sekolah sambil melepaskan lelah. Ditemani satu mangkok soto Mang Adin. Semoga lelahku ini tak berujung. Agar aku selalu bisa istiqomah dengan program yang aku buat ini.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Luar biasa, smg selalu semangat dan sehat ya bunda Edit

11 Aug
Balas

Aamiin..doa yang sama untuk Ibu juga

11 Aug

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali