Edit Kadila, S.Pd

Saya bukanlah orang yang pandai merangkai kata-kata. Tapi saya ingin merangkai kata dalam hidup saya agar saya bisa lebih banyak berarti buat orang lain dengan ...

Selengkapnya
Sedekah Kupat

Sedekah Kupat

Rabu tanggal 7 November 2018 kemarin, bertepatan dengan 29 Safar 1440H. Kita Semua memasuki suatu hari yang dikenal dengan istilah Rabu Pungkasan atau Rabu Kasan atau Rabu Wekasan.

Rabu Pungkasan adalah Rabu yang terakhir dibulan Safar sebelum Memasuki Bulan Maulid atau Mulud atau Rabbiul Awal. Kegiatan Rabu Kasan seperti sudah tradisi di tempat tinggalku. Dan kami menyebutnya dengan sedekah ketupat. Karena kami bersedekah dengan menggunakan ketupat.

Para ulama menyarankan untuk berdoa bersama dan bersedakah. Biasanya kami membawa ketupat ke mesjid beserta teman lauknya. Kemudian melaksanakan sholat sunnat empat rakaat secara berjamaah. Setelah itu para jamaah akan makan ketupat bersama-sama.

Manfaat yang bisa aku ambil dari kegiatan itu adalah kita memohon kepada Allah, semoga kita semua, keluarga, orang tua , anak cucu, saudara-saudara , tetangga, dan kaum muslim dan muslimah dibelahan bumi manapun terhindar dari bala besar atau Kecil dengan wasilah/jalan doa dan sedekah.

Aamiin Ya Allah Yaa Rabbal'alamiin.

Kegiatan ini juga dilaksanakan di sekolah tempat aku mengajar. Anak-anak secara berjamaah mengaji yasin dalam bimbingan guru agama. Setelah itu makan ketupat berjamaah yang sudah mereka siapkan dari rumah. Tapi kali itu aku tidak makan ketupat di sekolah. Aku makan ketupat berjamaah dengan mamah-mamah di sekolah paudku. Alhamdulillah semua begitu nikmat dalam indahnya kebersamaan.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Sebuah tradisi yang harus dilestarikan ini, bucan. Di Medan ndak ada. Pengennnn...kupatnya...hehehe. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah, bucan.

09 Nov
Balas

Aamiinn.. Boleh Bunda. Sini mampir..

09 Nov

Budaya berbalut ibadah perlu dipertahankan dan memiliki daya tarik tersendiri. Sukses selalu dan barakallah

09 Nov
Balas

Aamiin.. Iya Bunda InsyaAllah

09 Nov

Tradisi yang langka. Semangat beribadah terus. Mantap.

09 Nov
Balas

Betul itu Pak. Aamiin.. Terimakasih sdh mampir..

09 Nov

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali