Edit Kadila, S.Pd

Saya bukanlah orang yang pandai merangkai kata-kata. Tapi saya ingin merangkai kata dalam hidup saya agar saya bisa lebih banyak berarti buat orang lain dengan ...

Selengkapnya

Belajar dengan Musik

“Asyiikkk ibu bawa laptop, kita nonton lagi ya bu?’’ teriak anak-anak. “Bu setel musik dangdut?’’ “ Bu kita joget lagi ya?’, teriak siswa-siswa . Begitulah setiap kali kalau saya membawa laptop dan infocus. Saya berusaha membuka awal kegiatan pembelajaran dengan tema yang sangat menyenangkan. Saya tahu bahwa menit-menit awal pada saat membuka pelajaran sangat menentukan bagi proses pembelajaran selanjutnya. Dengan cara mencuri perhatian siswa diharapkan saya bisa mendudukkan siswa terlebih dahulu dalam suasana tenang dan siswa siap menerima materi pelajaran. Sebagai guru kita harus memperhatikan kondisi psikologis pada permulaan siswa masuk ke sekolah. yakinlah bahwa ada sebagian siswa pada saat memasuki sekolah membawa sejumlah persoalan yang cukup membebani proses belajarnya. Dengan demikian, tugas guru yang baik adalah membantu siswa terlebih dahulu untuk meringankan dan melepaskan beban yang mengganggu pikirannya sehingga proses belajar akan berjalan dengan baik.

Berdasarkan teori otak kiri dan otak kanan, otak kiri digunakan untuk menanggapi hal-hal yang bersifat linier, eksak atau dalam proses belajar. Sedangkan otak kanan digunakan untuk hal-hal yang bersifat seni dan keindahan. Ketika otak kanan akan menggunakan jalannya otak kiri, untuk merangsang otak kanan maka belajar para siswa harus diiringi musik klasik. Musik memfasilitasi integrasi belahan otak tersebut dengan beberapa cara. Karena ritme tubuh akan menyelaraskan diri dengan tempo musik yang kita dengarkan, kita bisa melakukan banyak pekerjaan mental, sambil tetap merasa santai.

Musik juga membantu kita melepaskan pola berpikir yang kaku. Kegiatan pencintraan musik kedalam kurikulum akan mampu meningkatkan integrasi otak. Metode ini akan lebih efektif kalau dipadukan dengan metode belajar Accelerated Learning. Musik yang sesuai dengan struktur otak manusia akan membuat seseorang terlibat secara mengesankan dalam proses belajar.Musik akan merelakskan siswa dan membuat fokus dalam belajar.

Biasanya saya menyetel musik disaat kondisi siswa sudah mulai jenuh. Untuk mngembalikan semangat belajar mereka. Mereka akan berteriak dengan senangnya. Terkadang saya ikut bernyanyi bersama. Walau dengan suara yang pas-pasan. Heheh..

menyambut mentari, 12022018

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Asyik saya mau mendengarkan mudinya

12 Feb
Balas

Sambil berdendang ya Bu Sri..

12 Feb

Wah rupanya muridnya hobby dangdut, gurunya pasti suka juga ya bu

12 Feb
Balas

Dsngdut musik jadul tapi tetap jd eksis Pa Guru..

12 Feb

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali